16 Mei 2008

Ikonos

Ikonos adalah satelit komersial pertama kepunyaan Spaceimaging yang mempunyai resolusi tinggi, yaitu 1 meter pancromatic dan 4 meter multispectral. Ikonos mempunyai kemampuan untuk melakukan analisis sampai ketelitian sub pixel. Dengan kemampuan Off-Nadirnya, Ikonos dapat memonitor daerah yang sama dalam periode yang cukup singakat yaitu 2-3 hari. Ikonos juga mampu untuk membuat DEM dari citra yang stereo karena kemampuan off-nadirnya
Ikonos level Geo mempunyai akurasi 50 meter, artinya bahwa jika kita mengambil sampel titik di citra kemudian kita bawa ke lapangan, maka posisinya akan melenceng  50 meter. Kondisi ini sangat disayangkan oleh pengguna ikonos, karena dengan resolusi pixel 1 meter dan akurasi 50 meter, citra ikonos ini hanya layak dibuat peta dengan skala 1: 100.000.
Level Precision merupakan level yang paling akurat keluaran Spaceimaging. Akan tetapi untuk membeli citra ikonos pada level ini, kita harus menyediakan data DEM dengan akurasi 5 meter dan data GCP dengan akurasi 1 meter. Data dem dan gcp dengan akurasi yang disebutkan di atas, di Indonesia sangat susah didapatkan, apalagi untuk daerah yang belum pernah dipetakan. Selain itu dengan memberikan data dem dan gcp akurasi tinggi ke Spaceimaging (Amerika Serikat) berarti kita telah “menjual diri” ke Amerika Serikat. Oleh sebab itu untuk memperoleh level precision, kita harus melakukan pengolahan orthorektifikasi ikonos sendiri.

Citra Ikonos Orto
Citra Ikonos Orto ialah citra yang menyajikan gambaran objek pada posisi ortografik yang benar. Oleh karena itu citra orto secara geometric ekivalen terhadap peta garis konvensional dan peta simbol planimetrik yang juga menyajikan posisi ortografik objek secara benar. Citra Ikonos perlu di Orthorektifikasi karena citra ini mempunyai kemampuan off-Nadir dalam peremakan datanya. Artinya bahwa kamera dapat dimiringkan beberapa derajat untuk merekam suatu daerah, akibatnya citra yang dihasilkan akan mengalami distorsi akibat kesenjangan. Untuk mengembalikan citra Ikonos dalam posisi tegak, maka perlu dilakukan orthorektifikasi.

Beda utama antara citra ikonos orto dan peta ialah bahwa citra ikonos orto terbentuk oleh gambar kenampakan, sedang peta menggunakan garis dan simbol yang digambarkan sesuai dengan skala untuk mencerminkan kenampakan. Karena secara planimetrik keduanya benar, citra orto dapat digunakan sebagai peta untuk melakukan pengukuran langsung atas jarak, sudut, posisi, dan daerah tanpa melakukan koreksi bagi pergeseran letak gambar. Hal ini tentu saja tidak dapat dilakukan atas citra perspektif.

Salah satu kendala dalam melakukan orthorektifikasi citra Ikonos adalah tidak dipublikasikannya informasi orbit satelit Ikonos, dimana informasi orbit ini merupakan parameter yang harus tersedia untuk melakukan orthorektifikasi. Sehingga untuk memperoleh citra Ikonos Ortho, dapat dilakukan oleh pihak provider (SpaceImaging) atau membuat sendiri model informasi orbit Ikonos. Di pertengahan tahun 2000, PCI Geomatics Canada bekerja sama dengan CCRS telah berhasil membuat model informasi orbit sehingga model ini dapat digunakan oleh umum untuk melakukan orthorektifikasi. Model ini kemudian diterapkan ke dalam Software Image Prosesing dari PCI Geoamtics, yaitu OrthoEngine Ikonos Module.

Tidak ada komentar: